Lezat dan Praktis, Apakah Abon Sehat?

0
13

Abon sering menjadi menu pilihan ketika Anda ingin makan makanan praktis. Banyak orang membeli benang untuk persediaan makanan karena tahan lama. Tak heran jika suwir identik dengan makanan anak-anak kos. Namun, apakah konsumsi abon sehat? Bagaimana pengaruhnya terhadap tubuh?

Bagaimana proses pembuatan benang?

abon sapi
Sumber: The Canon Food

Jika ingin tahu apakah konsumsi abon sehat untuk tubuh, Anda tentu perlu tahu terlebih dahulu bahan apa yang digunakan dan bagaimana proses pembuatannya.

Abon adalah makanan yang terbuat dari daging yang dimasak sampai kering. Pilihan bahannya pun beragam, mulai dari daging sapi, ayam, babi, hingga makanan laut seperti ikan dan udang. Terkadang sayuran seperti daun singkong atau kacang juga ditambahkan untuk menambah rasa.

Daging suwir yang paling banyak dijual dan dikonsumsi di Indonesia terbuat dari daging sapi. Daging sapi yang dimasak menjadi bumbu parut terbuat dari gula, garam, merica, dan rempah-rempah lainnya seperti hazelnut, pala, bawang, ketumbar dan daun serai.

Pada awalnya, daging akan dicuci lalu dipotong-potong. Kemudian, dagingnya direbus dengan wajan atau presto sampai lunak. Daging rebus dicacah menjadi serat halus.

Abon daging dicampur dengan bumbu-bumbu yang telah disiapkan, lalu dicacah terlebih dahulu sebelum digoreng hingga garing. Sebagai alternatif, daging juga bisa dikeringkan di bawah sinar matahari selama beberapa hari dan kemudian dipanggang.

Untuk membuat tekstur tersebar, daging harus digiling lagi saat dipanggang. Setelah matang dengan warna kecoklatan, parut dimasukkan ke dalam paket atau tekan sebelumnya untuk menghilangkan sisa minyak.

Apakah benang sapi sehat?

abon sapi
Sumber: Inspirasi Asia

Dengan rasanya yang enak, abon sudah pasti aman untuk dikonsumsi. Namun, yang masih menjadi pertanyaan adalah apakah abon adalah makanan sehat.

Sebenarnya, abon memiliki komposisi nutrisi yang cukup baik. Daging sapi sendiri merupakan sumber protein yang sangat baik untuk tubuh. Dari penyajian 100 gram, daging sapi mengandung 17,5 gram protein.

Selain itu, daging sapi juga dikenal karena kandungan vitamin B, zat besi dan sengnya yang tinggi.

Sayangnya, daging dapat dengan mudah rusak jika dibiarkan beberapa hari, terutama jika tidak disimpan di tempat yang tepat. Daging mentah bisa menjadi tempat yang ideal untuk perbanyakan mikroorganisme termasuk bakteri penyebab penyakit yang membuat daging busuk.

Daging diproses dengan berbagai cara agar lebih tahan lama. Salah satunya dikeringkan menjadi dendeng atau abon sapi. Keuntungannya, daging kering ini tidak membutuhkan perangkat penyimpanan khusus dan dapat bertahan pada suhu kamar untuk waktu yang lama.

Selain itu, hadirnya aneka bumbu dan garam yang digunakan untuk membuat abon juga menambah kandungan mineral pada daging. Beberapa dari mereka seperti serai dan bawang juga mengandung antioksidan yang tentunya baik untuk tubuh.

Abon sapi bukan menu yang ideal sebagai sumber protein

protein untuk penderita kanker

Terlepas dari konten di atas, proses memasak shredder shredder mengubah nilai gizi daging. Durasi memasak lama bisa sedikit mengurangi vitamin yang terkandung dalam daging.

Salah satunya adalah tiamin atau vitamin B1 yang berfungsi membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi. Tiamin adalah vitamin yang paling rentan terkena panas dari masakan dibandingkan vitamin lainnya.

Berkurangnya jumlah tiamin dari pemrosesan dengan menggoreng bisa mencapai 30 persen. Sementara itu, jika daging yang direbus bisa kehilangan thiamine hingga 70 persen.

Kadar protein dalam daging juga akan berkurang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suhu memasak dapat menyebabkan penyusutan jaringan protein daging.

Ini karena suhu tinggi, terutama di atas 70 derajat Celcius, akan membekukan protein pada permukaan daging sapi dan akhirnya akan rusak oleh panas.

Potongan Daging Sapi mana yang paling sehat dan memiliki sedikit lemak?

Di sisi lain, kandungan lemak dapat meningkat karena minyak tambahan yang digunakan selama proses penggorengan bergabung dengan lemak yang sudah ada dalam daging.

Jadi, jika tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan protein, Anda tentu tidak bisa hanya bergantung pada makan abon.

Akan lebih baik jika diet ini juga disertai lauk sehat lainnya seperti sayuran, daging olahan lainnya, atau telur agar lebih seimbang. Abon sapi mungkin lebih tepat sebagai penambah rasa yang akan membuat makanan lebih gurih dan lezat.

Posnya Enak dan Praktis, Abon Juga Sehat? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here