False Hunger: Bedakan Original Hunger dan Fake Hunger

0
15

"Kenapa kamu sering merasa lapar, ya?" Berhati-hatilah agar Anda salah menafsirkan rasa lapar. Seringkali, Anda tidak dapat membedakan kapan tubuh benar-benar lapar dan membutuhkan makanan dengan kelaparan karena keinginan sesaat atau kelaparan palsu. Jika Anda sering merasa lapar dan mengikuti keinginan Anda, menambah berat badan dan bahkan obesitas bisa mengikuti Anda.

Apa itu kelaparan sejati?

Kelaparan benar adalah perasaan di mana Anda benar-benar lapar dan tubuh Anda membutuhkan makanan. Anda bisa menunggu untuk makan jika perlu, dan setelah makan sampai kenyang, Anda bisa berhenti makan. Saat merasakan kelaparan sejatiAnda merasa perlu makan, tetapi tidak perlu makan makanan tertentu. Makanan yang Anda sukai dan tersedia akan memuaskan rasa lapar Anda, dan Anda tidak akan merasa bersalah setelah makan.

Apa itu kelaparan palsu?

Berbeda dari kelaparan sejati, kelaparan palsu alias "kelaparan palsu" adalah kelaparan yang belum tentu disebabkan karena Anda benar-benar lapar dan Anda perlu makan. Kelaparan palsu dapat terjadi karena Anda merasa bosan atau pengaruh emosional lainnya. Merasa lapar karena emosional biasanya hanya ingin makan makanan tertentu. Biasanya makanan yang diinginkan tinggi lemak dan gula.

Pada saat ini, Anda akan terus makan makanan-makanan ini sampai mereka dibiarkan tanpa meskipun Anda sudah merasa kenyang. Rasa lapar ini biasanya muncul tiba-tiba dan ketika saat itu tiba Anda merasa ingin segera makan. Seringkali, Anda akan merasa bersalah atau malu setelah menghabiskan makanan.

Bagaimana cara mengenali rasa lapar palsu?

Sebenarnya, keputusan untuk makan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti suasana, aroma, pengaturan sosial, dan lainnya. Selain rasanya yang memuaskan, makan juga bisa menenangkan emosi atau merayakan sesuatu. Makan saat Anda merasa kecewa, stres, bosan, atau bahagia bisa menyebabkan makan berlebihan, yang pada akhirnya bisa membuat Anda bertambah berat. Perasaan inilah yang harus Anda perhatikan untuk bisa membedakan kelaparan sejati dengan kelaparan palsu.

Sebelum Anda mengambil makanan, Anda harus mempertimbangkan hal-hal berikut:

  • Kapan terakhir kali Anda makan? Jika kurang dari 2-3 jam yang lalu, sepertinya Anda tidak benar-benar merasa lapar (kelaparan sejati).
  • Jika Anda makan camilan yang tinggi serat dalam porsi kecil, bisakah itu mengisi Anda sampai makan berikutnya?
  • Anda dapat minum satu gelas air terlebih dahulu, dan tunggu selama 20 menit. Apakah kamu masih merasa lapar? Jika Anda tidak merasa lapar, mungkin itu hanya perasaan kelaparan palsu saat.

Bagaimana cara menghindari kelaparan palsu (kelaparan palsu)?

Nafsu makan dan kelaparan memiliki hubungan yang kompleks. Ketika Anda lapar, perut kosong dan hormon grelin (hormon lapar) dalam darah akan memberi sinyal ke otak bahwa Anda lapar. Setelah kenyang, saraf di perut Anda mengirimkan sinyal ke otak Anda bahwa Anda kenyang, tetapi sinyal ini membutuhkan waktu hingga 20 menit untuk berkomunikasi, dan pada saat ini Anda mungkin makan terlalu banyak.

Berikut ini adalah tips untuk membantu Anda merasa kelaparan sejati:

1. Berolahraga untuk mengontrol porsi Anda

Biasanya Anda lebih lapar daripada lapar perut. Hal-hal seperti inilah yang harus Anda kenali dan kurangi. Seorang peneliti bernama Barbara Rolls dan temannya dari Universitas Negeri Pennsylvania menemukan bahwa semakin banyak makanan yang disajikan, semakin Anda ingin memakannya. Teorinya adalah bahwa isyarat lingkungan dari ukuran porsi menutupi isyarat kepuasan tubuh.

2. Makan makanan yang penuh air

Makanan ini menyediakan lebih banyak volume, sehingga makanan lebih memuaskan. Meningkatkan volume makanan Anda akan membantu mengisi perut Anda, memberi Anda sinyal kepuasan yang lebih cepat ke otak Anda, dan memungkinkan Anda merasa kenyang dengan lebih sedikit kalori. Menyediakan saus untuk makanan Anda adalah salah satu contohnya.

3. Serat dapat membantu memuaskan rasa lapar dan mengurangi nafsu makan

Pilih makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Memulai makan dengan hidangan pembuka dalam bentuk salad dapat membantu Anda makan dengan kalori lebih sedikit, karena serat dan air yang terkandung dalam sayuran dan buah sudah cukup untuk mengisi perut Anda. Ingat, buah segar mengandung lebih banyak serat dan air.

4. Hindari makan prasmanan

Ketika Anda dihadapkan dengan banyak pilihan makanan, Anda cenderung makan lebih banyak. Pada saat ini, yang harus Anda lakukan adalah membatasi menu makanan yang Anda ambil dan memilih makanan yang mengandung serat tinggi terlebih dahulu.

5. Sertakan protein saat makan utama atau camilan

Mengambil makanan yang mengandung protein dengan sedikit lemak dapat membantu Anda kenyang lebih lama karena mereka lebih lama di perut. Contoh makanan yang mengandung protein dengan sedikit lemak adalah kacang-kacangan, susu rendah lemak, protein kedelai, daging tanpa lemak, ikan, atau ayam.

Pos Kelaparan Palsu: Membedakan Kelaparan Asli dan Kelaparan Palsu muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here