Apakah Air Kelapa Minum untuk Gagal Ginjal?

0
25
<pre><pre>Apakah Air Kelapa Minum untuk Gagal Ginjal?

Air kelapa adalah minuman yang menyegarkan dan sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Rasanya unik dan memiliki banyak manfaat gizi. Namun, apakah air kelapa aman dikonsumsi oleh penderita gagal ginjal? Berikut fakta-fakta tentang air kelapa yang harus diketahui jika Anda mengalami gagal ginjal.

Konsumsi air kelapa dan diet untuk penderita gagal ginjal

Air kelapa sebenarnya adalah minuman yang aman dan sehat untuk orang normal. Namun, penderita gagal ginjal harus berhati-hati dan membatasi makanan dan minuman yang tinggi kalium dan natrium, termasuk air kelapa.

Asupan protein, cairan, dan elektrolit (terutama natrium, kalium, dan fosfat) adalah indikator nutrisi yang paling penting. Kondisi penderita gagal ginjal sangat fluktuatif. Tingkat keparahan fungsi ginjal, terapi obat yang dialami, dan riwayat penyakit sangat menentukan diet apa yang dapat dilakukan.

Selain itu, diet untuk pasien gagal ginjal tidak hanya terbatas pada makanan atau minuman yang tinggi kalium dan natrium, tetapi juga tentang pengaturan porsi dan pengetahuan bahan makanan yang aman.

Mengonsumsi makanan atau minuman yang tergolong rendah natrium dan kalium, tetapi dengan porsi besar tentu akan sama risikonya dengan mengonsumsi makanan tinggi natrium dan kalium.

Selalu berkonsultasi dengan kondisi kesehatan ke dokter dan ahli nutrisi ginjal untuk dapat mengetahui porsi makanan dan minuman yang diperbolehkan sesuai dengan kondisi klinis terbaru.

Fakta air kelapa yang perlu diketahui oleh penderita gagal ginjal

Seperti disebutkan di atas, pasien dengan gagal ginjal harus membatasi asupan kalium dan natrium yang tinggi, meskipun air kelapa memiliki kandungan kalium dan natrium yang tinggi. Penjelasan berikut.

1. Kandungan kalium air kelapa lebih tinggi dari pisang

Air kelapa memiliki kandungan kalium yang dua kali lebih tinggi dari pisang dalam satu porsi. Dalam 1 cangkir air kelapa ada 600 mg potasium, sementara 1 pisang sedang hanya mengandung 362 mg potasium.

Menurut National Kidney Foundation, asupan kalium yang diijinkan untuk pasien dengan gagal ginjal adalah antara 1.500-2.300 mg per hari. Minum 1 cangkir air kelapa memenuhi sekitar 30% dari asupan potasium harian yang diijinkan. Karena itu, penderita gagal ginjal harus lebih berhati-hati jika ingin minum air kelapa.

Orang dengan gagal ginjal tidak dapat secara optimal mengatur dan memproses sekresi elektrolit dalam tubuh mereka, termasuk kalium. Kadar kalium tinggi dalam tubuh atau hiperkalemia yang bisa berakibat fatal. Hiperkalemia menyebabkan detak jantung tidak teratur, kelumpuhan, kejang, hingga gagal jantung.

Jika penderita gagal ginjal ingin minum air kelapa, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi ginjal terlebih dahulu. Ini penting agar Anda bisa mengetahui berapa kalium dalam makanan yang aman dikonsumsi dalam sehari.

2. Air kelapa, termasuk minuman yang mengandung banyak sodium

Seperti halnya kalium, natrium juga umumnya terbatas pada orang dengan gagal ginjal. Sodium adalah salah satu faktor yang sering terjadi pada kondisi hipertensi. Penderita gagal ginjal disarankan mengonsumsi natrium tidak lebih dari 1.500-2.000 mg per hari, baik dari makanan maupun minuman.

Dalam 1 gelas atau sekitar 250 ml air kelapa mengandung sekitar 250 mg natrium. Mengkonsumsi 1 gelas air kelapa sudah membutuhkan 15% dari asupan natrium yang diizinkan dalam sehari. Relatif tinggi untuk segelas minuman. Karena itu, sangat disarankan bagi pasien gagal ginjal untuk membatasi konsumsi air kelapa.

3. Konsumsi air kelapa harus dimasukkan dalam perhitungan asupan cairan per hari

Pasien dengan gagal ginjal stadium akhir, umumnya telah menjalani terapi dialisis karena ginjal tidak mampu melepaskan cairan dari tubuh. Pasien dialisis memiliki kebutuhan cairan harian dan perhitungan asupan cairan.

Penentuan pembatasan cairan bervariasi tergantung pada metode dan penarikan cairan selama dialisis, produksi urin, dan kondisi klinis lainnya. Oleh karena itu, pengaturan cairan yang masuk harus dipertimbangkan dengan hati-hati. Baik itu untuk air minum setelah makan, air minum untuk konsumsi obat, atau minum cairan lain sesuai keinginan.

Konsumsi air kelapa untuk pasien gagal ginjal harus dimasukkan dalam perhitungan cairan yang masuk dan ambil bagian dari pembatasan cairan per hari. Selain itu, pasien gagal ginjal dengan pembatasan cairan disarankan untuk lebih bijaksana dalam memilih cairan yang masuk ke dalam tubuh. Sebaiknya hindari cairan yang tinggi kalium dan natrium.

Posko Bisakah Minum Air Kelapa untuk Pasien Gagal Ginjal? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here